Fikih Puasa

Apa Saja yang Membatalkan Puasa dan yang Tidak?

6 menit membaca

Inti dari puasa (Shaum) adalah melatih kedisiplinan diri dan ketakwaan (Taqwa). Meskipun aturan utamanya adalah menahan diri dari makan, minum, dan hawa nafsu fisik dari terbit fajar (Imsak) hingga terbenam matahari (Magrib), kehidupan sehari-hari sering kali memunculkan pertanyaan tentang hal-hal sepele. Memahami fikih puasa ini akan memastikan ibadah Anda tenang dan sah.

Hal-Hal yang TIDAK Membatalkan Puasa

Banyak umat Muslim yang khawatir tanpa alasan mengenai tindakan yang tidak disengaja atau terkait kebersihan diri. Berikut adalah hal-hal yang tidak membatalkan puasa Anda:

Hal-Hal yang MEMBATALKAN Puasa

Tindakan berikut akan membatalkan puasa Anda, dan mengharuskan Anda untuk menggantinya (Qadha) atau bahkan membayar denda (Kifarah):

💡 Saran: Jika Anda ragu tentang prosedur medis tertentu, selalu disarankan untuk berkonsultasi dengan ustaz/ulama atau menjadwalkan prosedur tersebut setelah berbuka puasa jika memungkinkan.

Pentingnya Akurasi Waktu Imsak dan Berbuka

Selama berpuasa, setiap menit sangatlah berharga. Memulai puasa atau berbuka meskipun meleset satu menit dapat merusak puasa Anda. Oleh karena itu, memiliki akses ke jadwal Imsakiyah yang akurat berdasarkan lokasi GPS sangatlah penting.

Jangan Pernah Melewatkan Sahur atau Berbuka

Jalankan puasa Anda dengan penuh keyakinan bersama Imsakiyah Digital dari aplikasi Nur Vakti. Dapatkan jadwal salat dan hitung mundur presisi untuk Imsak dan Magrib berdasarkan lokasi Anda saat ini.